Jumat, 12 Oktober 2012

Akhir Pekan, Galaxy Note II Dipasarkan di Jakarta

Galaxy Note II akhirnya hadir di Indonesia. Penjualan perdana perangkat terbaru perpaduan smartphone dan tablet dari Samsung ini dilakukan, Sabtu (13/10), di Atrium West Mall Grand Indonesia, Jakarta.

"Kami telah memperbarui kategori Galaxy Note, smartphone yang punya layar besar untuk mendukung mobilitas, produktivitas, dan kreativitas," kata Andre Rompis, Vice President Mobile Business Samsung Indonesia, dalam acara Galaxy Note II World Tour 2012 di Jakarta, Rabu (10/10).

Tak seperti Galaxy Note generasi pertama yang punya layar 5,3 inci, Galaxy Note II dibekali bentang layar 5,5 inci. Tepi layar (bezel) pada Galaxy Note II dibuat lebih tipis. Dimensinya 80,5 x 151,1 x 9,4 mm dan berbobot 182,5 gr.

Rabu, 10 Oktober 2012

Indonesia’s Green BATIK

Green batik: Indonesian fashion designers Tuty Cholid and Denny Wirawan present their brand-new, old-fashioned-look collection — Enchanting Kebayas — and the latest collection of ethnic attire — BaliJava — at a dinner attended by President Susilo Bambang Yudhoyono and Timor Leste Prime Minister Xanana Gusmao in New York on Sept. 24.
In line with increasing awareness on the importance of green products, Indonesia has been aggressively promoting its batik products made according to the “Go Green” concept.

One of a number of promotional efforts was carried out late last month in New York City on the sidelines of Indonesia’s high profile campaign to attract US investors through Indonesia Investment Day at the New York Stock Exchange.

The investment campaign itself was aimed at providing US investors with first-hand information on how Indonesia, which has been billed as the fastest growing economy in Southeast Asia and the second-
fastest in Asia, is progressing and moving forward.

The event was attended by President Susilo Bambang Yudhoyono, who delivered an update on Indonesia’s economic development, and also relevant ministers handling economic portfolios, who spoke about Indonesian investment opportunities and the economic climate.

The promotion of the eco-friendly products was held during two separate dinners in conjunction with the investment campaign. Fashion shows took place during the dinners, featuring two noted Indonesian fashion designers — Tuty Cholid and Denny Wirawan.

During a series of events at one of the dinners, which was also attended by President Yudhoyono and First Lady Ani Yudhoyono, Timor Leste Prime Minister Xanana Gusmao as well as other dignitaries, American models strutted the runways, displaying traditional attire designed by both Tuty and Denny.

As one of the leading figures in Indonesia’s fashion world, Tuty presented enchanting kebayas — traditional Indonesian ladies’
attire, which were transformed into modern and lavish dresses, thereby crossing cultural boundaries.

Tuty, who is also an avid instructor and workshop facilitator for empowering small and medium-scale enterprises backed by state-owned PT Bank Negara Indonesia (BNI), was confident that with their natural and green fabrics. She said kebayas have definitely become the taste of today’s generations.

Tuty mixes and matches glorious golden colors of silk fabrics with soft and elastic mulberry silks with support material weaving from Lenan Pearl of Silk, Kawanida Batik and Tuty Cholid Weaving and Batik.

Tuty’s endeavors have given her a positive response from both US customers and fashion circles as several of them contacted her after the show. “I come here with something different from existing products for the segmented classes. I offer a specific boutique concept with handmade products which are produced not in mass ... it deals not only with garments but also branding,” said Tuty, who has been working with numerous clients and fashion show events in France, Britain, Russia, Thailand and Japan.

Denny, who has won several prestigious awards in the fashion world, presented his “Fashion Go Green” collection themed: Swarnadwipa, the Island of God, which features South Sumatran traditional women’s fabrics by Nirmala Sari Songket. Denny’s products have been made through the application of natural dyes made of leaves, flowers and seeds abundantly discovered in Indonesia.

Bringing out the best of the collection, Denny, who has contributed his fine talents to designing for top celebrities in Indonesia, combines fabric with other materials produced from pineapple fibers and raw silk. Denny’s collection offers a wide range of exquisite clothing, from mix-and-match daywear and simple cocktail wear to elegant and sophisticated evening dresses.

“As my eco-friendly collection is handmade, it requires a longer process. I’m trying to figure out how to do this in a more practical way,” Denny said.

“My big goal is to show my products at New York Fashion Week,” said Denny, who has joined several international fashion shows in Australia, China, Dubai, India, Italy and the US and also several fashion weeks in Jakarta, Singapore, Kuala Lumpur and Paris.

The fashion shows in New York were made possible through the sponsorship of the BNI, which has helped promote batik as Indonesia’s promising creation, inheritance and the nation’s identity to the international stage.

Angry Birds Star Wars Siap Dirilis November Mendatang

Rovio Entertainment akan kembali meluncurkan seri terbaru Angry Birds. Game bernama Angry Birds Star Wars itu akan dirilis pada 8 November mendatang.

Menurut Wakil Presiden Pemasaran untuk Produk Konsumen Lucasfilm Ltd., Paul Southern, karakter Angry Birds tidak akan didandani menyerupai karakter dalam film Star Wars. "Mereka akan menjadi karakter dalam hak cipta sendiri," ungkap Southern, seperti dikutip dari techradar.com.

Sebuah pertunjukan promosi menunjukkan Luke skywalker mengambil peran sebagai ikon Angry Birds, si burung merah, bersama dengan adaptasi karakter Princess Leia, Han Solo, Chewbacca, Obi-Wan Kenobi, C-3PO dan R2D2.

Dan babi, mereka akan berubah menjadi Stormtrooper, hingga Darth Vader, dilengkapi topeng dan pelindung kepala layaknya pemain Star Wars.

Permainannya sendiri akan mengikuti pola Angry Birds Space, di mana terdapat planet dari alam semesta Star Wars yang menawarkan medan gravitasi dan bahaya lingkungan dari gurun Tatooine hingga hawa dingin Hoth.

Jumat, 05 Oktober 2012

NOAH BAND

Malemmm semua :)). Udah lama banget nih engga ngeposting blog dengan tema profile BAND yang lagi naik daun di Indonesia. Kali ini aku pengen ngisi blog ini dengan postingan bertema NOAH BAND. Siapa sih yang engga tau dengan NOAH BAND ??? (NDESO) *bercanda tapi* hehehhe --". Menurut artikel yang pernah aku baca dan jelas banget kebenarannya *alay*

 

NOAH resmi berdiri melalui konferensi pers yang digelar di Jakarta, tepatnya di Musica Studios pada tanggal 2 Agustus 2012. NOAH terdiri dari lima anggota yaitu Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David.  NOAH diartikan sebagai panjang umur, pemberi ketenangan.*jleb*
Sebelumnya Ariel, Uki, Reza dan Lukman menggunakan nama Peterpan bersama dua anggota terdahulu yaitu Andika dan Indra. Sesuai kesepakatan dengan dua anggota terdahulu, maka Ariel, Uki, Lukman dan Reza tidak lagi menggunakan nama Peterpan setelah album  Sebuah Nama Sebuah Cerita.
Album pertama yang dirilis menggunakan nama NOAH adalah album Seperti Seharusnya yang berisikan 10 lagu dengan single pertama Separuh Aku yang begitu videonya dirilis di Youtube telah berhasil menyedot penonton sebanyak kurang lebih 2 juta viewers dalam waktu 4 minggu.*wajib bilang WWaaOOOOWWW sambil gulung-gulung, eh --"* hahahahah.

TENTANG NOAHTeruus logo Noah Band dengan gambar bulu pada bagian tengah huruf A. Bulu ini kini tampak menanjak ke atas. Bulu tersebut bermakna sebagai bagian yang indah pada Noah yang bisa membuat penggemarnya melayang saat mendengar lagu Noah. Bak bulu pada burung yang bisa membuat terbang tinggi. Bulu yang menghadap ke atas bermakna bahwa karir Noah akan selalu lebih baik dari kemarin. Meski banyak rintangan dan halangan dilalui.
NOAH secara resmi mengangkat David sebagai personil tetap NOAH di album ini menambah warna dalam musik NOAH. Launching album Seperti Seharusnya digelar dengan cara yang tidak biasa yaitu dengan menggelar konser di 5 negara dalam waktu 24 Jam. Negara-negara yang dipilih adalah Australia, Hong Kong, Malaysia, Singapore dan Indonesia.
Sebelumnya NOAH pun mengeluarkan sebuah buku Catatan 2010-2012 yang berjudul Kisah Lainnya. Kisah Lainnya mendapatkan sambutan publik yang luar biasa terbukti dengan menjadi best seller di toko buku Gramedia di berbagai kota di Indonesia. Seperti kutipan dalam buku Kisah Lainnya, “Kami akan melanjutkan perjalanan.”. Inilah awal perjalanan Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David dengan nama baru yaitu NOAH.

Selain Profile yang singkat ini ak juga sekalian aja posting chord lagu salah satu yang ada di album itu.

Maroon 5 Kepincut dengan Fans di Indonesia. Konser Maroon 5 di Jakarta Akan Digelar Dua Kali

Maroon 5 Kepincut dengan Fans di Indonesia
Baru setahun yang lalu, Maroon 5 menghibur penggemarnya di Jakarta, namun kerinduan mereka akan sambutan fans di Indonesia begitu besar. Buktinya, band asal Amerika Serikat ini kembali menggelar konsernya selama dua hari.
Maroon 5 yang sukses dengan lagunya yang fenomenal Move Like Jagger rupanya kepincut dengan penggemarnya di Indonesia, sampai mereka bersedia menggelar konsernya lagi di tanah air dengan promotor yang sama yakni JAVA Musikindo.
Maroon 5 yang terdiri dari Adam Levine (lead vocals, rhythm gitar) yang juga menjadi juri dalam sebuah acara reality show pencarian bakat, The Voice, yang tayang di stasiun tv Amerika, PJ Morton (keyboard, backing vocal), Mickey Madden (bass), James Valentine (gitar, backing vocal) dan Matt Flynn (drum, perkusi) telah meraih beberapa Grammy Awards, Billboard Music Awards pada tahun 2004 untuk kategori Digital Artis of The Year dan beberapa penghargaan MTV Awards.
Album Maroon 5 telah terjual lebih dari 10 juta copy untuk tiga album pertama mereka di Amerika dan lebih dari 17 juta copy untuk penjualan di seluruh dunia . Album mereka diganjar perolehan emas dan platinum di lebih dari 35 negara di dunia.
Sudah lebih dari satu dekade terbentuknya grup band Maroon 5. Album pertama mereka Songs About Jane yang dirilis pada tahun 2002  yang berisi empat single hits yaitu Harder to Breathe, This Love, She Will Be Loved dan Sunday Morning, telah meraih sukses dengan perolehan triple platinum di banyak negara di dunia dan mendapatkan Grammy Award untuk kategori Best New Artist.  Tahun 2005 hits mereka yang berjudul This Love berhasil meraih Grammy Awards kategori Best Pop Performance By A Duo or Group with Vocal.
Begitu juga di tahun 2007, Maroon 5 meraih Grammy Awards untuk kategori yang sama dengan lagu yang berbeda, Makes Me Wonder. Tahun 2009, If I Never See Your Face Again yang dinyanyikan bersama Rihanna masuk sebagai nominasi Grammy Awards kategori Best Pop Collaboration with Vocals.

iPad Mini Mulai Diproduksi

The Wall Street Journal (WSJ) mendapatkan kabar dari sumber mereka bahwa salah satu perusahaan sudah mulai memproduksi tablet terbaru dari Apple. Tablet yang diproduksi akan berukuran lebih kecil dari iPad 9,7 inci.

Dua informan WSJ mengklaim, tablet baru ini akan memiliki layar berukuran diagonal 7,85 inci. Klaim itu sekaligus membenarkan apa yang dilaporkan Bloomberg pada Agustus lalu.

Kedua informan tersebut juga menyebutkan, layar iPad mini akan dibuat LG Display dan AU Optronics, yang telah mulai memproduksi panel LCD bulan lalu.

Sementara, resolusi tablet anyar itu dikabarkan akan lebih rendah daripada iPad 3. Tapi hal tersebut memang sudah diperkirakan mengingat resolusi 2048 x 1536 retina yang ada pada iPad 3.

Ditemukan Obat Anti-nyeri dari Bisa Ular

Paris: Sejenis zat penghilang nyeri semanjur morfin tetapi tanpa akibat efek samping ditemukan pada bisa ular mamba hitam. Ular mematikan itu banyak terdapat di benua Afrika.

Ular berbahaya ini menggunakan zat neurotoksin untuk melumpuhkan dan membunuh hewan kecil yang jadi mangsanya. Ular mamba diklaim sebagai reptil tercepat dan terganas di Afrika.

Meski demikian, sejumlah tes laboratorium yang dilakukan periset Prancis menunjukkan bisa ular mamba mengandung material anti-nyeri yang cukup ampuh. Periset mengakui mereka terheran-heran dengan temuan ini. Hasil riset itu telah dimuat di jurnal Nature.

Mereka sebelumnya telah meneliti 50 spesies hewan melata ini sebelum akhirnya berhasil mendapat hasil tak terduga dari protein pembunuh dalam bisa ular mamba yang disebut mambalgins.

Dr Eric Lingueglia dari Institute of Molecular and Cellular Pharmacology, Paris, mengatakan pada BBC, "Saat disuntikkan pada tikus, kandungan analgesiknya seampuh morfin, tapi hampir tidak ada efek sampingnya."

Morfin bekerja sebagai jalur opioid dalam otak. Zat ini bisa menghilangkan rasa sakit, namun punya dampak membuat ketagihan dan menyebabkan sakit kepala, kesulitan berpikir, muntah dan nyeri otot. Sementara mambalgins, menurut ahli, mengatasi nyeri dengan cara yang sangat berbeda. Karena itu efek sampingnya juga rendah.

Para ahli itu meyakini model rasa nyeri pada manusia dan tikus sangat mirip, sehingga bisa diharapkan protein bisa ular ini dapat dikembangkan menjadi penghilang rasa nyeri yang aman dipakai oleh klinik-klinik kesehatan.

Serangkaian tes terhadap sel manusia dalam laboratorium juga menunjukkan bahwa mambalgins memiliki efek kimia yang serupa pada manusia. Lingueglia menambahkan, "Ini baru tahap awal, dan sulit memastikan apakah benar nanti bisa dikembangkan sebagai penghilang rasa nyeri pada manusia. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengetes bisa ini pada binatang."